Tampilkan postingan dengan label Materi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi. Tampilkan semua postingan

Abstraksi Sistem Komputer - Modul Perkuliahan 9 Arsitektur dan Organisasi Komputer -

Pelajaran desain, struktur, dan organisasi internal sistem komputer, aturan dari komputer ini merupakan sekumpulan jumlah yang sama cepat, sistem yang kompleks seperti halnya automobile, sebuah penunjuk misil, atau jaringan telepon. Orang dengan latar belakang yang berbeda-beda dan tujuan yang akan mengecek sistem yang komplit dengan cara yang berbeda serta pemisahan sistem ke dalam perbedaan yang menyeluruh “building block”

Kita lihat salah seorang yang lebih baik pengetahuannya dan dengan leluasa menggunakan sistem automobile, yaitu :

1. Dari pandangannya bahwa suatu automobile machine yaitu kumpulan dari seluruh subsistem seperti engine, transmission, electrical, exhaust yang berfungsi dan berinteraksi yang selaras untuk tujuan pelayanan yang sesuai.

2. Automobile designer yaitu kepentingan dalam kumpulan beberapa subsistem, tetapi juga ditunjukkan tentang bagaimana pendesainannya dan meletakkannya kemudian juga penyelesaian produk yang akan memenuhi kebutuhan dan keinganan pemakai.

3. Automobile engineer yaitu menunjukkan tidak hanya dengan fungsi keseluruhan subsistem, tetapi juga belajar desain dari yang lebih primitif dan dasar rancang bangun blok automotiv seperti valves, cams, gears, gaskets, dan seals.

Penyelesaiannya, orang kimia dan metalurgi mempertimbangkan suatu mobil pada level abstraksi yang paling bawah secara sederhana yaitu suatu kumpulan elemen dan material sepeereti besi, steel, alumunium, karet, dan kaca.

Analogi ini diperluas ketika mempelajari beberapa sistem yang besar serta kompleks, apakah itu automobile atau komputer. Pandangan dari yang kita pecah-pecah dan belajar suatu sistem disebut tingkat abstraksi, dan komponen yang kita pelajari secara umum disebut blok bangunan atau primitif dari abstraksi. Contoh :

1. Kita pelajari sistem S dengan pelajaran 3 komponen A, B, dan C yang berinteraksi diantara mereka tanpa diketahui untuk apa A, B, dan C disusun. Jika di dalamnya bekerja dari komponen A, B, dan C dengan mementingkan kebenaran untuk pengertian sistem S, tingkat abstraksi ini tidak dipikirkan dan kita akan memilih tingkat abstraksi yang berbeda. Seperti pada contoh ke-2

2. Kita pelajari sistem S yang disusun dari komponen A, B dan C, subkomponen yang ada yaitu A1, A2, B1, B2, B3, C1 dan saling berhubungan. Kita sudah mendapatkan tambahan informasi tentang susunan internal sistem S. Bagaimanapun, kita juga boleh menjadikan hasil dalam uraian yang terinci dari kejelasan tingkat-bawah yang menghalangi kita dari pengertian operasi dari beberapa sistem. 



Sistem komputer merupakan sistem elektronika yang sangat kompleks sehingga akan mengalami kesulitan dalam memahami sistem tersebut. Salah satu cara untuk memudahkan dalam mempelajari sistem komputer yaitu dengan mengenalkan bentuk sistem yang kesehariannya sudah dirasakan oleh kita semua seperti yang telah dijelaskan diatas. Selanjutnya diarahkan ke bentuk yang memungkinkan untuk dipelajari oleh kita semua dengan cara mengapresiasikan sistem komputer dalam abstraksi sistem. Di abstraksi sistem kita bagi dalam tingkatan yang berbeda-beda tatapi dalam satu fungsi sistem yaitu sistem komputer. Adapun manfaat yang bisa diambil dalam mempelajari abstraksi sistem komputer yaitu :

1. Kemudahan untuk memahami sistem komputer yang sangat kompleks dengan mengasumsikan sistem yang kesehariannya sudah sering kita gunakan.

2. Kemudahan dalam mempelajari sistem komputer dengan membagi tingkatan yang berbeda sehingga kita bisa memahami sistem komputer secara parsial.

Abstraksi secara Hierarki

Tidak satu bentuk cara untuk mengklasifikasikan cara yang berbeda dalam mempelajari sistem komputer. Sama halnya, terminologi asosiasi dengan sudut pandang yang berbeda ini yaitu bukan suatu standar yang menyeluruh. Berikut merupakan cara yang populer dalam mempelajari abstraksi sistem komputer. Gambar abstraksi sistem komputer dibawah ini.

- Pada level abstraksi yang tertinggi (level 1) yaitu secara umum disebut level operating system atau lebih sederhana level system. Pada level abstraksi ini, komputer atau mungkin jaringan komputer dianggap kotak hitam yang bisa menyelesaikan masalah. Pada level ini secara sederhana kita bisa meminta komputer untuk mengeksekusi tasks seperti paket statistik, pengolahan teks, atau display grafik.

- Pada level abstraksi berikutnya (level 2), kita bisa berkomunikasi dengan komputer lewat perintah bahasa tingkat tinggi, bagian yang disebut program dari operating system atau system software lainnya. Program ini menterjemahkan kebutuhan kita dan melaksanakan keinginan task atau skedul program lainnya untuk mengeksekusinya. Primitif umum pada level ini yaitu :

Log on / Log off procedures

Account number, password, dan billing procedures

Listing of file directories

Running programs dalam directory-nya

Running spesial “package” programs

Entering data pada keyboard

Hasil cetakan dari printer

Pengiriman dan penerimaan e-mail

Abstraksi ini disebut dengan Programming Language Level.

- Pada level ini (level 3) suatu kotak hitam yang tidak sesederhana, level abstraksi ini, kita bisa mengerti misteri pekerjaan level sebelumnya (level 1). Bagaimana komputer mengevaluasi secara aktual suatu relasi operator “yang lebih tepat”, bagaimana komputer bisa melakukan penyelesaian konstanta 1 ke variabel integer c, dan apa yang terjadi pada bagian komputer ketika statement dieksekusi, sebagai contoh statement berikut :

If a > b then c := 1

Level ini disebut level functional organization (organisasi fungsional) beberapa waktu yang lalu disebut level conventional machine (mesin konvensional). Yang mempelajari bahwa komputer sebagai kumpulan seluruh subsistem yang secara langsung mengelola storage dan aliran data serta instruksi diantara jalur komunikasi komputer secara internal. Kita mempelajari bagaimana komputer secara aktual melakukan operasi penyelesaian masalah pada level tertinggi (high-level) yang ditulis dalam FORTRAN atau Pascal. Pada level ini, primitive yang dipelajari yaitu :

Memory cell (seperti words atau byte)

Memory menjemput / store operations

Registers

Adders, Shifters, Multipliers, dan Incrementors

Instruksi Bahasa Mesin

Teknik Pengalamatan

Pengkodean instruksi

Processors

Representasi Binary, Octal, dan Hexadecimal.

Kontroler Input / Output

Level ini mengasumsikan bahwa pandangan mengenai sistem komputer. Dua tema yang menghubungkan level abstraksi ini yang beberapa waktu digunakan dalam proses perubahan. Organisasi Komputer dan Arsitektur Komputer yang tidak berarti sama. Organisasi Komputer yaitu sumber-sumber sistem komputer, yang dipelajari yaitu bagaimana komponen-komponen diorganisasi dan diintegrasi dari fungsi sistem komputer dengan benar. Arsitektur Komputer yaitu sistem komputer dan kumpulan dari sumber-sumber baik secara virtual atau nyata yang bisa dirasakan dari sistem oleh user.

- Pada level ini (level 4) akan diawali dengan suatu pertanyaan bagaimana memory, processors, registers, dan adders bekerja secara aktual ?. Untuk menjawab pertanyaan ini, berarti akan masuk ke teknik elektro sehingga perpindahan level ini disebut level Hardware Design, beberapa waktu lalu disebut Logic Design. Dalam komputer modern ada penambahan level desain antara level 3 dan level 4, yang disebut level microcode atau level firmware. Level ini akan mempelajari komputer sebagai kumpulan dari gerbang-gerbang dan komponen-komponen elektronik yang rumit yang mengelola aliran data, timing, dan sinyal kontrol diantara rangkaian internal. Level ini membangun suatu blok yaitu :

AND-gates Resistor

OR-gates Kapasitor

NOT-gates Sinyal Kontrol

Konverter Sinyal Timing dan Clock

Transistors Voltage dan Level arus

Level ini memberikan pengetahuan bagaimana menyusun blok bangunan khas level 3.

- Pada level ini (level 5) mempelajari laws of physic (ketentuan secara fisik), yang akan mempelajari tentang blok bangunan seperti :

Electrons Kinetik

Protons Thermodinamik

Atoms Magnetis

Forces dan force Fields Konduktivitas

Juga akan dimulai pengertian prinsip-prinsip fisik pada komponen elektronik dan gerbang-gerbang yang disusun dari level 4.
Organisasi komputer merupakan pelajaran struktur internal sistem komputer : mengenai sumber-sumber hardware yang disediakan, melayani tujuan user, dan hubungan diantara keduanya.

Komputer secara hardware adalah rangkaian elektronik dan perlengkapan mekanik secara elektronis yang disebut dengan komputer. Sedangkan arsitektur didefinisikan sebagai fungsi operasi dari masing-masing unit hardware dalam sistem komputer dan mengalirkan informasi serta pengendalian unit yang ada.

Bentuk sederhananya, sebuah komputer yang terdiri dari 5 bagian utama yang secara fungsional berdiri sendiri, yaitu :

1. Input

2. Memory

3. Arithmetic dan logika

4. Output

5. Control unit.

Kita bisa lihat dari 5 bagian utama pada gambar berikut :



· Input adalah unit yang memasukkan kode informasi dari seorang operator, dari peralatan mekanik secara elektronik seperti keyboard pada video terminal, atau dari komputer lain dalam jalur komunikasi digital.

· Informasi disimpan pada salah satu di memory, sedangkan performanse akan diatur oleh arithmetic and logic dalam mengoperasikannya.

· Langkah-langkah prosesnya menurut program yang disimpan dalam memory.

· Setelah selesai, hasil dari proses akan dikirimkan ke unit output.

· Semua aksi yang berjalan akan dikendalikan oleh control unit.

Sekumpulan instruksi yang melakukan sebuah task disebut program. Biasanya program disimpan di memori. Kemudian prosesor mengambil instruksi yang membangun sebuah program dari memori, suatu saat, dan melakukan operasi yang diinginkannya.

Data adalah bilangan atau karakter, yang di-encode, yang digunakan sebagai operand oleh instruksi. Bagaimanapun juga data digunakan oleh hampir semua informasi digital. Pendefinisian data yaitu kemungkinan besar ada didalam program yang dianggap data jika data diproses oleh program lain. Sebagai contoh task dari compiling bahasa tingkat tinggi dari sebuah program sumber ke dalam instruksi dan data mesin. Program sumber sebagai data inputan ke program compiler. Compiler akan menterjemahkan program sumber ke sebuah program bahasa mesin.

Informasi menangani komputer dengan kode (sandi) dalam format yang cocok. Kesehariannya Hardware bekerja sesuai dengan rangkaian digital yang hanya mengenal 2 keadaan yang stabil, yaitu ON dan OFF. Masing-masing bilangan, karakter, atau instruksi dikodekan sebagai string dari digit biner yang disebut dengan bits, yang mempunyai satu dari 2 nilai yaitu 0 atau 1. Bilangan biasanya dipresentasikan dalam posisi notasi biner.


Tujuan dan Manfaat

Sesuai dengan pokok permasalahan yang dibahas bahwa sistem komputer hanya mengenal dua keadaan (bentuk) yaitu : ON dan OFF, sehingga perlu dipikirkan bagaimana cara untuk merepresentasikan sejumlah simbol yang dikenal oleh manusia bisa dikenal juga oleh sistem komputer ?. Demikian juga, hasil dari pengolahan simbol yang dimasukkan ke sistem komputer akan ditampilkan atau disampaikan dan sekaligus bisa dimengerti oleh menusia (pengguna). Dengan adanya materi ini diharapkan kita bisa memahami representasi simbol pada sistem komputer. Untuk itu, tujuan dari pokok bahasan materinya representasi informasi yaitu :

1. Memahami representasi simbol-simbol (huruf, angka, dan simbol khusus) yang harus dilakukan oleh manusia agar bisa dimengerti oleh sistem komputer.

2. Memahami sistem bilangan yang dipakai oleh manusia dan sistem komputer.

Sedangkan manfaat yang bisa diambil dari pokok bahasan materi representasi informasi yaitu :

1. Memahami basis bilangan.

2. Bisa melakukan manipulasi perhitungan yang bisa dimengerti oleh manusia dan sistem komputer.

Ringkasan

Biasanya suatu sistem terdiri dari sub sistem yang menyusun sistem tersebut, sehingga satu sistem bisa memiliki lebih dari satu sub sistem. Dengan dasar bahwa sistem terdiri dari sub sistem yang membangun sistem tersebut maka memungkinkan kita dalam mempelajari suatu sistem per bagian sub sistem yang ada pada sistem tersebut.

Begitu juga pada sistem komputer, sehingga kita mudah untuk mempelajari sistem komputer. Disamping itu, kita bisa mempelajari sistem komputer berdasarkan level yang sudah diklasifikasikan ke dalam 5 level. Masing-masing level memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda. Dengan adanya level pada tingkat abstraksi sistem komputer, kita bisa mempelajari sistem komputer tersebut secara parsial.

Referensi Bacaan


Pertemuan kuliah yang kesembilan akan dilakukan secara online, dengan menggunakan teknologi internet beserta software aplikasi yang mendukung ke arah pembelajaran secara online. Pada petermuan kesembilan sekiranya perlu referensi untuk bacaan bagi mahasiswa agar tercipta suatu kondisi pembelajaran yang baik, walaupun pembelajaran tersebut melalui online (e-learning). Adapun referensi bacaan untuk mahasiswa yaitu :

a. Malvino, “Digital Computer Electronics”, TMH Editing.

b. Andrew S. Tanembaum, “Structured Computer Organization Third Edition”, Prentice Hall International, London.

c. Hamacher, Vranesic, Zaky, “Computer Organization Fourth Edition”, McGraw-Hill, Singapore, 1996.









READMORE
 

Ringkasan Materi Sistem Hukum dan Peradilan

A. Sistem Hukum
     Peraturan yang dibuat oleh pemerintah mengatur tentang tingkah laku masyarakat yang bersifat memaksa dan memiliki sanksi yang tegas. Unsur-unsur yang saling bekerjasama untuk mencapai tujuan.
1. Tujuan Hukum
     - Menciptakan ketertiban
     - Menciptakan keamanan
     - Menciptakan kenyamanan
2. Pembagian Hukum
     - Doktrin : pendapat ahli hukum
     - Traktat : perjanjian antar negara
     - Undang-undang
     - Yurispedensi : keputusan hakim terdahulu di pengadilan
     - Hukum adat
3. Bentuk Hukum
     - Hukum tertulis; UU pemilu, UU perkawinan
     - Hukum tidak tertulis; pidato presiden 16 Agustus
4. Isinya
    - Hukum publik: hukum antara WN dengan negara tentang kepentingan umum; Hukum tata negara
    - Hukum privat: hukum antara WN dengan WN tentang kepentinganpribadi; Hukum waris, Hukum dagang
5. Masa Berlakunya
    - Ius constitutum : Hukum yang berlaku saat ini
    - Ius constituendum : Hukum yang berlaku akan datang
6. Cara Mempertahankan
    - Hukum material : Berisi tentang perintah larangan
    - Hukum formal : Caramenyelesaikan atau menegakan hukum

B. Pengadilan di Indonesia
     Pengadilan negeri [kabupaten/kota madya] (banding) - Pengadilan tinggi [ibu kota propinsi] (peninjauan kembali) - Mahkamah Agung [ibu kota negara]
1. Pengadilan Umum
    Masalah-masalah pidana dan perdata ; korupsi, perceraian non-muslim
2. Pengadilan Agama
    Masalah -masalah perdata bagi umat islam
3. Pengadilan Militer
    TNI/POLRI yang melakukan kejahatan atau pelanggaran
4. Pengadilan Tata Usaha Negara
READMORE
 

Cara Memperoleh Warga Negara

-Syarat-syarat menjadi warga negara :
  * Tinggal di Indonesia 5 tahun menetap berturut-turut, 10 tahun tidak berturut-turut
  * Usia 18 tahun/sudah menikah
  * Mengetahui sejarah Indonesia
  * Memiliki pekerjaan tetap
  * Tidak pernah dijatuhi hukuman pidana minimal 1 tahun di negara asal dan negara yang akan ditinggali
  * membayar pajak
- Hal yang tidak boleh dilakukan WNA
  * Tidak boleh ikut dalam pemiliu baik pasif atau aktif
  * Tidak boleh menjadi anggota militer atau polisi
  * Tidak boleh menjadi PNS
  * Tidak boleh menjadi anggota partai politik atau mendirikan partai politik
READMORE
 

Pergantian UUD 1945

1. 18 Agustus 1945 - 27 Desember 1949 = UUD 1945
     Banyak penyelewengan KNPI, yaitu :
     - Membantu presiden,
     - Berubah fungsi menjadi badan legislatif,
     - Para menteri melalpor ke KNPI seharusnya kepada presiden
2. 27 Desember 1949 - 18 Agustus 1950 = UUD RIS
3. 18 Agustus 1950 - 5 Juli 1959 = UUD 1950
    - Terdapat badan konstituante untuk membentuk UUD dan mengganti kabinet demokrasi liberal
    - Ada dekrit presiden
       * Membubarkan badan konstituante
       * Kembali ke UUD 1945
       * Membentuk DPRS dan MPRS
4. 5 Juli 1959 - 11 Maret 1966 = UUD 1945
    - Demokrasi terpimpin
    - Presiden Soekarno berhenti
    - Terjadi G 30 S PKI
5. 11 Maret 1966 - 21 Mei 1998 = UUD 1945
6. 21 Mei 1998 - sekarang = UUD 1945 yang sudah diamandemen
    Tuntutan reformasi 29 Mei 1998
     * Turunkan Soeharto
     * Berantas KKN
     * Otonomi daerah
     * Penghapusan dwi fungsi ABRI ; penjaga keamanan dan basis politik
     * Amandemen UUD 1945
     * Kebebasan pers
     * Pemilu langsung untuk memilh presiden
READMORE
 

Ringkasan BPUPKI (Badan Penyelidikan Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia)

* BPUPKI terdiri dari 62 orang (Belanda, Jepang, Indonesia, Arab).
* Yang bertujuan untuk mempersiapkan perlengkapan negara.
* Rapat BPUPKI tanggal 29 Mei - 1 Juni 1945, yang diketuai Radjiman W.
* Membentuk dasar negara:
   - 29 Mei 1945, Muh. Yamin ; peri kebangsaan, peri kemanusiaan, peri ketuhanan, peri kerakyatan, peri  kesejahteraan.
    - 30 Mei 1945, Supomo ; Persatuan, Kekeluargaan, Keseimbangan lahir batin, Musyawarah, Keadilan rakyat.
      - 1 Juni 1945, Ir. Soekarno ; Kebangsaan, Kemanusiaan, Mufakat, Kesejahteraan sosial, Ketuhanan YME.
* Rapat BPUPKI 10-17 Juli 1945 membentuk UUD 1945
* 17 Juli 1945 BPUPKI bubar diganti PPKI
* PPKI bertujuan untuk mempersiapkan pemindahan kekuasaan, terbagi 2 golongan ; golongan muda dan golongan tua. 
READMORE
 

Ringkasan Konstitusi

Stufenbau Teori "Hans Kelser"


A. Pengertian Konstitunsi
     - Sri Sumantri : Naskah yang memuat suatu bangunan negara dan sendi-sendi sistem pemerintahan.

     - K.C Wheare : Peraturan mengenai ketatanegaran suatu negara yang secara menyeluruh akan
        menggambarkan sistem ketatanegaraan.
     - Konstitusi : Hukum atau peraturan yang mengatur tentang lembaga-lembaga negara.
B. Macam-macam Konstitusi
     - Konstitusi tertulis : Konstitusi yang dibukukan atau didokumenkan ; Amerika Serikat.
     - Konstitusi tidak tertulis : Konstitusi yang tidak dibukukan ; Inggris.
C. Tujuan Konstitusi
     - Mengatur lembaga-lembaga negara
     - Mengawasi lembaga-lembaga negara
     - Menjamin HAM
D. Isi Kontisusi
     - Lembaga-lembaga negara (Presiden, DPR, MPR, MA)
     - Bentuk negara (kesatuan) dan bentuk pemerintah (republik)
     - HAM
     - Cara perubahan UUD
     - Hal yang tidak boleh diubah
-
READMORE
 

Materi HAM (Hak Asasi Manusia)



A. Definisi HAM
     Hak yang diberikan langsung oleh Tuhan sebagai hak kodrat.
B. Ciri-ciri HAM
     1. HAM tidak perlu diberikan, diwarisi, karena datang secara otomatis
     2. HAM untuk semua orang tanpa membedakan agama dan asal-usul
     3. HAM tidak bisa dilanggar walau sebuah negara tidak mencantumkannya
C. Macam-macam HAM
     1. Hak pribadi(personal right) ; memilih agama, menikah
     2. Hak ekonomi(property right) ; bkerja, membuka lapangan kerja
     3. Hak dalam hukum(equality before the law) ; mendapat perlindungan
     4. Hak asasi politik ; membentuk parpol
     5. Hak asasi sosial dan budaya ; melestarikan budaya, mendapat pendidikan
     6. Hak asasi peradilan ; menyewa pengacara
D. Sejarah HAM
     1. Magna Charta 1215, Inggris : penyerahan hak-hak raja terhadap bangsawan
     2. Bill of Rights (UU Hak 1689) : Equality Before the Law
     3. Pernyataan HAM dan warga negara 1759, Perancis
         - Tata cara penangkapan
         - Asas praduga tidak bersalah
         - The rule of law (negara hukum)
     4. Kebebasan yang dikemukakan  F.D Roosevelt
         - Kebebasan berbicara
         - Kebebasan beragama
         - Kebebasan dari rasa takut
         - Kebebasan dari kemiskinan
      5. Universal Declaration of Human Right (PBB)
READMORE
 

Ruang Udara Negara

     Wilayah udara suatu negara merupakan ruang udara diatas wilayah laut dan darat negara yang bersangkutan. Tujuan dari kepemilikan ruang udara untuk menempatkan satelit-satelit baik untuk komunikasi maupun untuk kepentingan militer.
  a) Udara itu bebas dan tidak ada yang memilikinya, teori ini dibagi dalam 3 kelompok:
      1. Kebebasan tersebut tanpa batas
      2. Kebebasan dibatasi oleh hak-hak khusus dari negara kolong.
      3. Kebebasan tersebut dibatasi oleh zona-zona khusus
  b) Ruang udara disuatu negara merupakan hak penuh dari negara tersebut
      1. Kedaulatan negara tersebut tanpa batas
      2. Kedaulatan tersebut dibatasi negara-negara asing
      3. Negara kolong hanya memiliki ketinggian sampai batas tertentu
       Teori ketinggian ruang udara, yaitu:
   1. Ketinggian ruang udara suatu negara bergantung pada kemampuan penguasaan teknologi ruang angkasa negara bersangkutan
   2. Teori Cooper : teori ini tidak menentukan batas ketinggian ruang udara
   3. Teori Schater : Menentukan batas ketinggian ruang udara sampai ketinggian pesawat mengudara
READMORE
 

Paham-paham yang Mendasari Munculnya Pergerakan Nasional

1. Nasionalisme
    Perasaan cinta terhadap bangsa dan tanah airnya, perasaan itu timbul karena adanya kesamaan sejarah, agama, bahasa kebudayaan, pemerintah, tempat tinggal dan keinginan untuk mempertahankan seta mengembangkannya sebagai milik bersama.
2. Liberalisme
    Munculnya kesadaran berbangsa dan bernegara untuk menentukan nasib sendiri dalam bingkai keberadaan penyelenggara negara
3. Sosialisme 
    Paham yang menekankan perhatian pada masyarakat secara keseluruhan
4. Pan-Islamisme
    Suatu paham yang menginginkan manifestasi dari prinsip islam mengenai persatuan dan kesatuan antar unat islam seluruh dunia.
5. Demokrasi
     Suatu pemerintahan yang berasal dari rakyat, oleh rakyat, untuk raakyat.
READMORE
 

Ringkasan Kekuasaan Eropa di Indonesia

A. Kekuasaan Perancis di Indonesia Masa Gubernur Jendral Daendels
     Daendels memiliki tugas utama mempertahankan pulau jawa dari serangan Inggris, untuk itu perhatian utama Daendels adalah dibidang pertahanan misalnya:
1. Membangun jalan anyer-panarukan yang panjangnya +- 1.100 km. Tujuannya untuk melancarkan mobilitas militer dipulau jawa dan untuk mengangkut hasil pertanian.
2. Melaksanakan sistem kerha rodi
3. Membangun angkatan perang
4. Mencampuri urusan intern kerajaan-kerajaan di Indonesia dan mempengaruhi raja-raja.
5. Menjalankan sistem pemerintahan diktator agar rakyat tidak melawan
6. Mencari keuntungan besar melalui perdagangan budak

B. Kekuasaan Inggris di Indonesia
     Pada saat Inggris menguasai Indonesia mereka mengangkat Sir Thomas Stamford Raffles, beliau melakukan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Membagi pulau jawa menjadi 16 karasiden
2. Mengurai kekuasaan bupati dengan mengangkat bupati sebagai pegawai pemerintahan
3. Menghilangkan kerja rodi
4. Menghapus pelayaran hongi model VOC
5. Melarang perbudakan karena tidak sesuai dengan semangat liberalisme
6. Menghapus upeti
7. Memungut sewa tanah sebab tanah dianggap milik negara
8. Melaksanakan sistem penjurian dalam peradilan
     Raffles juga banyak berjasa dalam pengembangan ilmu pengetahuan, yaitu:
1. Meneliti tumbuhan dan menamai bunga temuannya Rafflesia Arnoldi 
2. Membangun kebun raya bogor yang berisi tanaman tropis Indonesia
3. Menulis Buku History of Java yang berisi sejarah orang jawa

C. Kekuasaan Belanda di Indonesia

     Ketentuan-ketentuan sistem tanam paksa yang di berlakukan pemerintahan Belanda, yaitu:
1. Seperlima tanah milik rakyat yang subur wajib dijadikan lahan pertanian ekspor
2. Tanah tersebut dibebaskan dari kewajiban pajak.
3. Hasil panenen diserahkan kepada Belanda
4. Apabila taksiran harga melebihi pajak, maka kelebihannya menjadi milik rakyat
5. Kegagalan panen ditanggung oleh pemerintah
6. Tenaga kerja yang digunakan tidak boleh melebihi tenaga kerja padi
     Ketentuan yang di langgar:
1. Tanah yang dijadikan lahan tanam ekspor yaitu seluruhnya
2. Lahan tanaman ekspor tetap dipungut pajak
3. Kegagalan panen ditanggung sendiri
4. Kelebihian taksiran menjadi milik pemerintah Belanda
5. Tenaga yang digunakan melebihi tenaga padi

D. Pengaruh Pemberlakuan Tanam Paksa
     Harga pokok hasil pertanian tanam paksa sangat rendah, padahal harga jualnya sangat tinggi. Akibatnya kerajaan Belanda menjadi negara kaya, membuat rakyat Indonesia sangat menderita dan kelaparan. Sebagian waktu mereka mengurus tanaman ekspor, sedangkan tanaman padi mereka terlantar. Petani Indonesia mengenal jenis tanaman baru unggulan yang jadi komoditas ekspor.

E. Pengaruh Kolonialisme dan Imperalisme Terhadap Bangsa Indonesia
1. Bidang politik
2. Bidang ekonomi
3. Bidang sosial
4. Bidang budaya
READMORE
 

Ringkasan VOC di Indonesia

A. Tujuan VOC ke Indonesia
      Tujuan dibentuknya VOC selain untuk menghndari persaingan diantara pedagang-pedagang Belanda sendiri. Juga bertujuan menyaingi kongsi dagang Inggris yang sudah terlebih dahulu ada yaiti EIC. Tujuan VOC diantara lain menguasai perlabuhan-pelabuhan penting di Indonesia, menguasai kerajaan-kerajaan di Indonesia dan memonopoli rempah-rempah.
        Untuk mencapai tuhuan tersebut VOC melakukan politik adu domba. Untuk mendukung keberdaan VOC, parlemen Belanda memberi hak oktrooi, yaitu:
1. Hak memonopoli perdagangan di wilayah antara Asia dan Afrika
2. Hak memiliki angkatan perang dan membangun benteng pertahanan
3. Hak mengadakan perang dan menjajah
4. Hak sebagai wakil pemerintahan Belanda di Indonesia
5. Hak untuk mengikat perjanjian dengan raja-raja di Indonesia
6. Hak untuk mengangkat pegawai
7. Hak ubtuk mencetak dan mengedarkan uang sendiri
8. Hak untuk memungut pajak

B. Berakhirnya VOC
1. Banyak pegawai VOC korupsi
2. Wilayah Indonesia yang luas memerlukan biaya yang cukup besar untuk mengelolanya
3. Biaya perang dalam melawan rakyat Indonesia
4. Persaingan dengan kongsi dagang lain.
        Akhirnya VOC memiliki hutang sebesar 136 juta gulden dan tidak sanggup membayarnya dan pada tanggal 31 Desember 1779 VOC resmi dibubarkan.
READMORE
 

Ukuran, Takaran, Timbangan

PANJANG
km       = kilometer                            
hm       = hectometer                         
dam     = dekameter                          
m         = meter                                  
dm       = desimeter                            
cm       = centimeter                          
mm      = millimeter

BERAT
kg        = kilogram                              
hg        = hectogram
dag      = dekagram
g          = gram           
dg        = desigram
cg        = centigram
mg       = milligram

Nah bagi adik2 yang ingin tahu tentang satuan ukuran silahkan download di sini 
READMORE
 

Pengertian Pariwisata di Indonesia

1. Jenis Pariwisata di Indonesia
a. Pariwisata alam
   Pergi ke pantai untuk menikmati hamparan pemandangan laut atau keindahan matahari tenggelam. Menelusuri hutan untuk melihat-lihat aneka ragam hewan dan tumbuhan di dalamnya atau pergi ke Puncak sekedar menghirup udara segar. Jika kita melakukan seperti itu, maka kita telah melakukan pariwisata alam. Untuk melakukan pariwisataalam, ada yang melakukannya dengan rombongan besar disebut pariwisata masal dan komersial.
    Pariwisata masal dan komersial adalah jenis pariwisata yang biasa dilakukan saat ini. Jumlah wisatawan tidak dibatasi. Tujuan pariwisata ini adalah untuk bersenang-senang dan berekreasi. Hampir semua tempat rekreasi yang ada di Indonesia adalah pariwisata komersial dan masal.
Panorama Pantai Anyer
b. Pariwisata budaya
    Mengunjungi objek wisata hasil peradaban manusia pada masa lalu atau sekarang di sebut pariwisata budaya.
Candi Borobudur di Indonesia

2. Persebaran Pariwisata di Indonesia
    Karena banyak objek wisata di Indonesia maka akan dijelaskan persebaran daerah tujuan wisata yang terkenal.
a. Bali merupakan daerah tujuan wisata yang utama di Indonesia, karena memiliki objek wisata alam dan budaya. Selain itu, fasilitas yang ada dapat memenuhi kebutuhan wisatawan sehingga wiatsawan datang kembali. Objek wisata di Bali yang terkenal, diantaranya pantai Kuta, Bedugul, Puri Besakih, Pasar Seni Sukowati, pantai Sanur, dan Kintamani.
b. DKI Jakarta memiliki peninggalan sejarah yang berarti, seperti Museum Fatahilah dan cagar budaya Marunda. Wisata bahari di Kepulauan Seribu dan rekreasi buatan, seperti Taman Mini Indonesia Indah (TMII), pantai Ancol dan Dunia Fantasi.
c. Sumatera Utara banyak di kunjungi wisatawan mancanegara yang datang ke Danau Toba dan Brastagi. Selain itu juga mereka mengamati budaya Batak dari dekat.
d. DI Jogjakarta banyak wisatawan yang menikmati pariwisata budaya, seperti Candi Borobudur, Prambanan, kawasan Malioboro, pantai Parangtritis, dan keraton Jogjakarta.
e. Jawa Timur memiliki objek wisata alam Kawah Bromo. Selain itu, mereka mengunjungi Tretes, Selekta, makam presiden pertama Indonesia di Blitar, Candi Panataran.
f. Jawa Barat banyak wisatawan yang datang untuk menikmati hamparan perkebunan teh, Tangkuban Perahu, Situ Patengan, Waduk Jatiluhur, masyarakat Baduy, Keraton Kasultanan Cirebon, dan Ciater.
g. Daerah tujuan wisata lainnya tersebar di berbagai tempat, antara lain Tana Toraja di Sulawesi Selatan, taman laut Bunaken di Sulawesi Utara, pantai Lombok, perairan Biak di Irian Jaya, dan taman laut di Maluku.

3. Manfaat Pariwisata bagi Pembangunan Indonesia
a. Untuk menutupi kekurangan akibat menurunnya komoditas migas, sehingga menambah pendapatan negara.
b. Menyerap tenaga kerja yang banyak.
c. Mengembangkan kemajuan daerah
d. Penduduk mendapatkan penghasilan tambahan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan.

4. Hambatan Pariwisata di Indonesia
a. Mutu pelayanan di Indonesia dinilai wisata asing masih rendah, antara lain tentang kebersihan dan penerbangan domestik.
b. Penguasaan bahasa asing, terutama bahasa Inggris masih rendah.
c. Informasi mengenai daerah tujuan wisata masih terbatas.

5. Upaya Pengembangan Pariwisata Indonesia
a. Pengadaan promosi ke mancanegara berupa pameran, pergelaran musik, tarian, makanan atau pakaian.
b. Pembentukan kelompok sadar wisata di sekitar tempat wisata. Hal ini bertujuan agar masyarakat sekitar ikut mendukung kegiatan pariwisata.
c. Peningkatan jaringan transportasi lokal dan domestik

READMORE
 

Kesimpulan Ekonomi di Indonesia

  Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari usaha manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya guna mencapai kemakmuran. Kemakmuran ialah suatu keadaan dimana sebagian besar kebutuhan manusia yang beraneka ragam telah dapat terpenuhi dan memberikan kepuasan lahir dan batin.
  Kepuasan lahir dan batin dapat kita peroleh dengan cara memenuhi kebutuhan kita. Kebutuhan manusia digolongkan jadi 5 macam, yaitu
1. Menurut tingkat kegunaan,
    - Kebutuhan Primer adalah kebutuhan pokok,
    - Kebutuhan Sekunder adalah kebutuhan kedua, dan
    - Kebutuhan Tersier adalah kebutuhan mewah.
2. Menurut waktu,
    - Kebutuhan Sekarang, dan
    - Kebutuhan Yang Akan Datang
3. Menurut bentuk dan sifatnya,
    - Kebutuhan Jasmani
    - Kebutuhan Rohani
4. Menurut subjek yang membutuhkan,
    - Kebutuhan Jasmani
    - Kebutuhan Rohani 
5. Menurut sosial dan psikologis
    - Kebutuhan Sosial
    - Kebutuhan Psikoligis
  Kebutuhan terdiri dari 2 macam, yaitu barang dan jasa. Barang adalah alat pemuas yang berwujud, yang dapat dilihat dan dapat diraba. Jasa adalah alat pemuas yang tidak dapat dilihat, tetapi dapat dirasakan manfaatnya.
  Harga kebutuhan di Indonesia sangat tinggi karena terjadinya krisis moneter yang terjadi dari tahun 1997 sampai dengan tahun sekarang. Krisis moneter adalah krisis dari zaman murah ke zaman mahal, salah satu faktor terjadinya krisis moneter di Indonesia adalah hutang Indonesia yang banyak dari negara-negara lain.
  Hutang Indonesia yang banyak sehingga terjadinya krisis moneter yang membuat harga-harga menjadi tinggi, sehingga bahan-bahan pokok di Indonesia harganya menjadi tinggi. Dalam permasalahan di Indonesia, rakyat-rakyat kecil menjadi korban krisis moneter yang harus membeli kebutuhan-kebutuhan pokok yang tinggi. Jika kebutuhan pokok menjadi naik otomatis kebutuhan-kebutuhan yang lain menjadi naik. Tidak kebutuhan barang, tetapi yang sifatnya jasa juga akan naik.
  Salah satu usaha negara untuk mengurangi hutang negara, maka Indonesia mengeluarkan harus bayar pajak. Sebaiknya kita membayar pajak agar hutang menjadi terlunasi dan harga-harga barang dan jasa menjadi turun kembali.
READMORE
 

Kesultanan Banten

Kesultanan Banten merupakan sebuah kerajaan Islam yang pernah berdiri di Provinsi Banten, Indonesia. Berawal sekitar tahun 1526, ketika Kerajaan Demak memperluas pengaruhnya ke kawasan pesisir barat Pulau Jawa, dengan menaklukan beberapa kawasan pelabuhan kemudian menjadikannya sebagai pangkalan militer serta kawasan perdagangan.
Maulana Hasanuddin, putera Sunan Gunung Jati berperan dalam penaklukan tersebut, dan mendirikan benteng pertahanan yang dinamakan Surosowan kemudian hari menjadi pusat pemerintahan setelah Banten menjadi kerajaan sendiri.
Selama hampir 3 abad Kesultanan Banten mampu bertahan bahkan mencapai kejayaan yang luar biasa, yang diwaktu bersamaan penjajah dari Eropa telah berdatangan dan menanamkan pengaruhnya. Perang saudara, dan persaingan dengan kekuatan global memperebutkan sumber daya maupun perdagangan, serta ketergantungan akan persenjataan telah melemahkan hegemoni Kesultanan Banten atas wilayahnya. Kekuatan politik Kesultanan Banten akhir runtuh pada tahun 1813 setelah sebelumnya Istana Surosowan sebagai simbol kekuasaan di Kota Intan dihancurkan, dan pada masa-masa akhir pemerintanannya, para Sultan Banten tidak lebih dari raja bawahan dari pemerintahan kolonial di Hindia Belanda.

1.      Pembentukan Awal
Pada awalnya kawasan Banten juga dikenal dengan Banten Girang merupakan bagian dari Kerajaan Sunda. Kedatangan pasukan Kerajaan Demak di bawah pimpinan Maulana Hasanuddin ke kawasan tersebut selain untuk perluasan wilayah juga sekaligus penyebaran dakwah Islam. Kemudian dipicu oleh adanya kerjasama Sunda-Portugal dalam bidang ekonomi dan politik, hal ini dianggap dapat membahayakan kedudukan Kerajaan Demak selepas kekalahan mereka mengusir Portugal dari Melaka tahun 1513. Atas perintah Trenggana, bersama dengan Fatahillah melakukan penyerangan dan penaklukkan Pelabuhan Kelapa sekitar tahun 1527, yang waktu itu masih merupakan pelabuhan utama dari Kerajaan Sunda.
Selain mulai membangun benteng pertahanan di Banten, Maulana Hasanuddin juga melanjutkan perluasan kekuasaan ke daerah penghasil lada di Lampung. Ia berperan dalam penyebaran Islam di kawasan tersebut, selain itu ia juga telah melakukan kontak dagang dengan raja Malangkabu (Minangkabau, Kerajaan Inderapura) dan dianugerahi keris oleh raja tersebut (Sultan Munawar Syah).
Seiring dengan kemunduran Demak terutama setelah meninggalnya Trenggana, Banten yang sebelumnya vazal dari Kerajaan Demak, mulai melepaskan diri dan menjadi kerajaan yang mandiri. Maulana Yusuf anak dari Maulana Hasanuddin, naik tahta pada tahun 1570 melanjutkan ekspansi Banten ke kawasan pedalaman Sunda dengan menaklukkan Pakuan Pajajaran tahun 1579. Kemudian ia digantikan anaknya Maulana Muhammad, yang mencoba menguasai Palembang tahun 1596 sebagai bagian dari usaha Banten dalam mempersempit gerakan Portugal di nusantara, namun gagal karena ia meninggal dalam penaklukkan tersebut.
Pada masa Pangeran Ratu anak dari Maulana Muhammad, ia menjadi raja pertama di Pulau Jawa yang mengambil gelar "Sultan" pada tahun 1638 dengan nama Arab Abu al-Mafakhir Mahmud Abdulkadir. Pada masa ini Sultan Banten telah mulai secara intensif melakukan hubungan diplomasi dengan kekuatan lain yang ada pada waktu itu, salah satu diketahui surat Sultan Banten kepada Raja Inggris, James I tahun 1605 dan tahun 1629 kepada Charles I.

2.      Puncak Kejayaan
Kesultanan Banten merupakan kerajaan maritim dan mengandalkan perdagangan dalam menopang perekonomiannya. Monopoli atas perdagangan lada di Lampung, menempatkan penguasa Banten sekaligus sebagai pedagang perantara dan Kesultanan Banten berkembang pesat, menjadi salah satu pusat niaga yang penting pada masa itu. Perdagangan laut berkembang ke seluruh Nusantara, Banten menjadi kawasan multi-etnis. Dibantu orang Inggris, Denmark dan Tionghoa, Banten berdagang dengan Persia, India, Siam, Vietnam, Filipina, Cina dan Jepang.
Masa Sultan Ageng Tirtayasa (bertahta 1651-1682) dipandang sebagai masa kejayaan Banten. Di bawah dia, Banten memiliki armada yang mengesankan, dibangun atas contoh Eropa, serta juga telah mengupah orang Eropa bekerja pada Kesultanan Banten. Dalam mengamankan jalur pelayarannya Banten juga mengirimkan armada lautnya ke Sukadana atau Kerajaan Tanjungpura (Kalimantan Barat sekarang) dan menaklukkannya tahun 1661. Pada masa ini Banten juga berusaha keluar dari tekanan yang dilakukan VOC, yang sebelumnya telah melakukan blokade atas kapal-kapal dagang menuju Banten.

3.      Perang Saudara
Sekitar tahun 1680 muncul perselisihan dalam Kesultanan Banten, akibat perebutan kekuasaan dan pertentangan antara Sultan Ageng dengan putranya Sultan Haji. Perpecahan ini dimanfaatkan oleh Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) yang memberikan dukungan kepada Sultan Haji, sehingga perang saudara tidak dapat dielakkan. Sementara dalam memperkuat posisinya, Sultan Haji atau Sultan Abu Nashar Abdul Qahar juga sempat mengirimkan 2 orang utusannya, menemui Raja Inggris di London tahun 1682 untuk mendapatkan dukungan serta bantuan persenjataan. Dalam perang ini Sultan Ageng terpaksa mundur dari istananya dan pindah ke kawasan yang disebut dengan Tirtayasa, namun pada 28 Desember 1682 kawasan ini juga dikuasai oleh Sultan Haji bersama VOC. Sultan Ageng bersama putranya yang lain Pangeran Purbaya dan Syekh Yusuf dari Makasar mundur ke arah selatan pedalaman Sunda. Namun pada 14 Maret 1683 Sultan Ageng tertangkap kemudian ditahan di Batavia.
Sementara VOC terus mengejar dan mematahkan perlawanan pengikut Sultan Ageng yang masih berada dalam pimpinan Pangeran Purbaya dan Syekh Yusuf. Pada 5 Mei 1683, VOC mengirim Untung Surapati yang berpangkat letnan beserta pasukan Balinya, bergabung dengan pasukan pimpinan Letnan Johannes Maurits van Happel menundukkan kawasan Pamotan dan Dayeuh Luhur, di mana pada 14 Desember 1683 mereka berhasil menawan Syekh Yusuf. Sementara setelah terdesak akhirnya Pangeran Purbaya menyatakan menyerahkan diri. Kemudian Untung Surapati disuruh oleh Kapten Johan Ruisj untuk menjemput Pangeran Purbaya, dan dalam perjalanan membawa Pangeran Purbaya ke Batavia, mereka berjumpa dengan pasukan VOC yang dipimpin oleh Willem Kuffeler, namun terjadi pertikaian di antara mereka, puncaknya pada 28 Januari 1684, pos pasukan Willem Kuffeler dihancurkan, dan berikutnya Untung Surapati beserta pengikutnya menjadi buronan VOC. Sedangkan Pangeran Purbaya sendiri baru pada 7 Februari 1684 sampai di Batavia.

4.      Penurunan
Bantuan dan dukungan VOC kepada Sultan Haji mesti dibayar dengan memberikan kompensasi kepada VOC di antaranya pada 12 Maret 1682, wilayah Lampung diserahkan kepada VOC, seperti tertera dalam surat Sultan Haji kepada Mayor Issac de Saint Martin, Admiral kapal VOC di Batavia yang sedang berlabuh di Banten. Surat itu kemudian dikuatkan dengan surat perjanjian tanggal 22 Agustus 1682 yang membuat VOC memperoleh hak monopoli perdagangan lada di Lampung. Selain itu berdasarkan perjanjian tanggal 17 April 1684, Sultan Haji juga mesti mengganti kerugian akibat perang tersebut kepada VOC.
Setelah meninggalnya Sultan Haji tahun 1687, VOC mulai mencengkramkan pengaruhnya di Kesultanan Banten, sehingga pengangkatan para Sultan Banten mesti mendapat persetujuan dari Gubernur Jendral Hindia-Belanda di Batavia. Sultan Abu Fadhl Muhammad Yahya diangkat mengantikan Sultan Haji namun hanya berkuasa sekitar tiga tahun, selanjutnya digantikan oleh saudaranya Pangeran Adipati dengan gelar Sultan Abul Mahasin Muhammad Zainul Abidin dan kemudian dikenal juga dengan gelar Kang Sinuhun ing Nagari Banten.
Perang saudara yang berlangsung di Banten meninggalkan ketidakstabilan pemerintahan masa berikutnya. Konfik antara keturunan penguasa Banten maupun gejolak ketidakpuasan masyarakat Banten, atas ikut campurnya VOC dalam urusan Banten. Perlawanan rakyat kembali memuncak pada masa akhir pemerintahan Sultan Abul Fathi Muhammad Syifa Zainul Arifin, di antaranya perlawanan Ratu Bagus Buang dan Kyai Tapa. Akibat konflik yang berkepanjangan Sultan Banten kembali meminta bantuan VOC dalam meredam beberapa perlawanan rakyatnya sehingga sejak 1752 Banten telah menjadi vassal dari VOC.

5.      Penghapusan kesultanan
Pada tahun 1808 Herman Willem Daendels, Gubernur Jenderal Hindia Belanda 1808-1810, memerintahkan pembangunan Jalan Raya Pos untuk mempertahankan pulau Jawa dari serangan Inggris. Daendels memerintahkan Sultan Banten untuk memindahkan ibu kotanya ke Anyer dan menyediakan tenaga kerja untuk membangun pelabuhan yang direncanakan akan dibangun di Ujung Kulon. Sultan menolak perintah Daendels, sebagai jawabannya Daendels memerintahkan penyerangan atas Banten dan penghancuran Istana Surosowan. Sultan beserta keluarganya disekap di Puri Intan (Istana Surosowan) dan kemudian dipenjarakan di Benteng Speelwijk. Sultan Abul Nashar Muhammad Ishaq Zainulmutaqin kemudian diasingkan dan dibuang ke Batavia. Pada 22 November 1808, Daendels mengumumkan dari markasnya di Serang bahwa wilayah Kesultanan Banten telah diserap ke dalam wilayah Hindia Belanda.
Kesultanan Banten resmi dihapuskan tahun 1813 oleh pemerintah kolonial Inggris. Pada tahun itu, Sultan Muhammad bin Muhammad Muhyiddin Zainussalihin dilucuti dan dipaksa turun tahta oleh Thomas Stamford Raffles. Peristiwa ini merupakan pukulan pamungkas yang mengakhiri riwayat Kesultanan Banten.

6.      Perekonomian
Dalam meletakan dasar pembangunan ekonomi Banten, selain di bidang perdagangan untuk daerah pesisir, pada kawasan pedalaman pembukaan sawah mulai diperkenalkan. Asumsi ini berkembang karena pada waktu itu di beberapa kawasan pedalaman seperti Lebak, perekonomian masyarakatnya ditopang oleh kegiatan perladangan, sebagaimana penafsiran dari naskah sanghyang siksakanda ng karesian yang menceritakan adanya istilah pahuma (peladang), panggerek (pemburu) dan panyadap (penyadap). Ketiga istilah ini jelas lebih kepada sistem ladang, begitu juga dengan nama peralatanya seperti kujang, patik, baliung, kored dan sadap.
Pada masa Sultan Ageng antara 1663 dan 1667 pekerjaan pengairan besar dilakukan untuk mengembangkan pertanian. Antara 30 dan 40 km kanal baru dibangun dengan menggunakan tenaga sebanyak 16 000 orang. Di sepanjang kanal tersebut, antara 30 dan 40 000 ribu hektar sawah baru dan ribuan hektar perkebunan kelapa ditanam. 30 000-an petani ditempatkan di atas tanah tersebut, termasuk orang Bugis dan Makasar. Perkebunan tebu, yang didatangkan saudagar Cina di tahun 1620-an, dikembangkan. Di bawah Sultan Ageng, perkembangan penduduk Banten meningkat signifikan.
Tak dapat dipungkiri sampai pada tahun 1678, Banten telah menjadi kota metropolitan, dengan jumlah penduduk dan kekayaan yang dimilikinya menjadikan Banten sebagai salah satu kota terbesar di dunia pada masa tersebut.

7.      Pemerintahan
Setelah Banten muncul sebagai kerajaan yang mandiri, penguasanya menggunakan gelar Sultan, sementara dalam lingkaran istana terdapat gelar Pangeran Ratu, Pangeran Adipati, Pangeran Gusti, dan Pangeran Anom yang disandang oleh para pewaris. Pada pemerintahan Banten terdapat seseorang dengan gelar Mangkubumi, Kadi, Patih serta Syahbandar yang memiliki peran dalam administrasi pemerintahan. Sementara pada masyarakat Banten terdapat kelompok bangsawan yang digelari dengan tubagus (Ratu Bagus), ratu atau sayyid, dan golongan khusus lainya yang mendapat kedudukan istimewa adalah terdiri atas kaum ulama, pamong praja, serta kaum jawara.
Pusat pemerintahan Banten berada antara dua buah sungai yaitu Ci Banten dan Ci Karangantu. Di kawasan tersebut dahulunya juga didirikan pasar, alun-alun dan Istana Surosowan yang dikelilingi oleh tembok beserta parit, sementara disebelah utara dari istana dibangun Masjid Agung Banten dengan menara berbentuk mercusuar yang kemungkinan dahulunya juga berfungsi sebagai menara pengawas untuk melihat kedatangan kapal di Banten.
Berdasarkan Sejarah Banten, lokasi pasar utama di Banten berada antara Masjid Agung Banten dan Ci Banten, dan dikenal dengan nama Kapalembangan. Sementara pada kawasan alun-alun terdapat paseban yang digunakan oleh Sultan Banten sebagai tempat untuk menyampaikan maklumat kepada rakyatnya. Secara keseluruhan rancangan kota Banten berbentuk segi empat yang dpengaruhi oleh konsep Hindu-Budha atau representasi yang dikenal dengan nama mandala. Selain itu pada kawasan kota terdapat beberapa kampung yang mewakili etnis tertentu, seperti Kampung Pekojan (Persia) dan Kampung Pecinan.
Kesultanan Banten telah menerapkan cukai atas kapal-kapal yang singah ke Banten, pemungutan cukai ini dilakukan oleh Syahbandar yang berada di kawasan yang dinamakan Pabean. Salah seorang syahbandar yang terkenal pada masa Sultan Ageng bernama Syahbandar Kaytsu.

8.      Daftar penguasa Banten

9.      Warisan sejarah
Setelah dihapuskannya Kesultanan Banten, wilayah Banten menjadi bagian dari kawasan kolonialisasi. Pada masa pemerintahan Hindia Belanda, tahun 1817 Banten dijadikan keresidenan, dan sejak tahun 1926 wilayah tersebut menjadi bagian dari Provinsi Jawa Barat. Kejayaan masa lalu Kesultanan Banten menginspirasikan masyarakatnya untuk menjadikan kawasan Banten kembali menjadi satu kawasan otonomi, reformasi pemerintahan Indonesia berperan mendorong kawasan Banten sebagai provinsi tersendiri yang kemudian ditetapkan melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2000.
Selain itu masyarakat Banten telah menjadi satu kumpulan etnik tersendiri yang diwarnai oleh perpaduan antar-etnis yang pernah ada pada masa kejayaan Kesultanan Banten, dan keberagaman ini pernah menjadikan masyarakat Banten sebagai salah satu kekuatan yang dominan di Nusantara.

READMORE